Tampilkan postingan dengan label Golden Ways. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Golden Ways. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Desember 2018

Puisi untuk Sahabat Terbaik (My Sohibnesia)

Maka lihatlah siapa yang terus membersamaimu di kala engkau berlari kemudian terjatuh hingga kembali berlari. 

Lihatlah siapa yang ketika engkau ingin berbagi kebahagiaan padanya,

ia (mereka) menghilang,

tapi justru paling khawatir mencarimu ketika engkau menghilang karena terlalu sungkan berbagi duka.

Maka aku sangat bersyukur, dalam rotasi kehidupanku,

selayaknya bulan yang selalu menerangi bumi di kala malam,

Allah anugerahkan mereka yang tetap menerangiku di kala gelap menyelimuti.
Bukan sekedar membantumu berdiri, tapi yang menasehatimu agar tak terjatuh lagi.

Jika ada pepatah yang mengatakan perempuan ada di balik kesuksesan laki-laki, maka di balik perempuan, adalah sahabat yang selalu mendukung & menguatkanđź’–

Jazzakumullahu khairan katsiran, thank you for loving me unconditionally, i love you my Sohibnesia

Syaw - San - Kun - Chan - Man - Tha

Kamis, 20 Desember 2018

Salah Siapa?

Kadang kita mudah mem-bemper-kan segala kegalauan hati akibat ulah sendiri kepada Allah.

Apakah syaithon jika mengajak kesesatan pada manusia harus izin dulu pada Allah?

Apakah benar, baik dan buruk datangnya dari Allah?

Tidak. Itu semua itu adalah pilihan kita sendiri, memilih yang baik atau buruk. Hidup adalah pilihan.

Maka berhati-hatilah dalam menentukan pilihan.

Yang tidak Allah ridhoi suatu saat akan datang azab-Nya.

Yang Allah ridhoi tentu akan terasa berkah-Nya.

#bukuharianSarah

Berharap pada Siapa?

Terkadang kamu kecewa dengan perlakuan orang lain terhadap kamu...
yang tidak sebanding dengan caramu memperlakukan mereka.

Terkadang kamu kecewa karena tak ada yang mau mengerti kamu... 
sebagaimana kamu berusaha mengerti orang lain.

Tapi hey, kenapa berharap balasan manusia?
Makhluk-Nya yang memiliki keterbatasan akal dan penuh dengan prasangka.

Allah Maha mengetahui. Sebaik-baik pemberi balasan adalah Allah...
Apakah benar kebaikan atau bukan, yang mengetahui dan berhak memutuskan adalah Allah.

Jika memang kebaikan maka tentu balasan kebaikan lah yang akan kita dapatkan...

#bukuharianSarah

Baik dan Buruk

Yang namanya baik dan buruk memang ngga bisa disatukan.
Ngga ada yang namanya baik tapi buruk atau buruk tapi baik.
Semua itu hanya kamuflase yang kita buat sendiri sebagai pembelaan.
Karena yang baik takkan melakukan hal-hal buruk, dan yang buruk takkan melakukan hal-hal baik.
Tapi yang baik bisa saja menjadi buruk, dan yang buruk sangat bisa menjadi baik.
Tinggal kitanya aja, mau istiqamah dalam kebaikan, atau istiqamah dalam keburukan?
Karena Allah maha adil, menempatkan segala sesuatu sesuai tempatnya.
Seperti halnya air laut yang tak bercampur...

Innamal a'malu binniyat.
Jangan takut saat kamu meninggalkan sesuatu karena Allah, ngga mungkin ngga Allah ganti dengan lebih baik.

Sekali lagi, innamal a'malu binniyat.
Kamu paling tahu niatmu, dan Allah lebih tahu niatmu.
Saat kamu selalu dipertemukan orang-orang baik, bersyukurlah bahwa Allah menjagamu dan menginginkanmu menjadi orang baik.

#bukuharianSarah

Sejujurnya...
tulisan ini terilhami dari film Hanum & Rangga. Kenapa? Karena... dalam film tersebut, aku melihat bahwa Hanum adalah sosok yang baik. Sekalipun ia ditempatkan dalam lingkungan yang tidak baik, dia tetap menjadi baik.

Ngga akan bisa kamu pura-pura baik atau pura-pura tidak baik. Kebaikan dan keburukan hatimu akan terpancar dengan jelas... dan membawamu ke tempat dimana seharusnya dirimu berada.
Tentu kita bisa mengubahnya... sekali lagi, Innamal a'malu binniyat